Selamat Datang di Web Resmi PEMDA FAKFAK

Real Madrid Juara Copa Del Rey 2014: Final Barcelona vs Real Madrid El Clasico di Mestalla

24 Agustus 2014
10:39:01 WIB

Final Piala Raja Spanyol alias Copa de Rey antara Barcelona vs Real Madrid yang kerap disebut El Clasico berlangsung kurang greget di babak 1. Di tengah absennya Ronaldo, Lionel Messi seperti tampil malas-malasan. Untuk sementara Los Blancos unggul 1-0 lewat gol Angel di Maria pada menit 11.

Pertarungan kurang greget di final Copa del Rey diperparah dengan banyak sandiwara yang dilakukan para pemain Real Madrid dan Barcelona. El Clasico sudah berkurang gaharnya ketika Cristiano Ronaldo dipasatikan absen. Tambahan lagi, aksi Messi tidak terlihat sama sekali di babak 1. Untung ada gol di Maria yang mengubah skor Real Madrid vs Barcelona menjadi 1-0 sebagai penghibur di babak pertama.

Lionel Messi hanya beberapa kali saja menerima bola selama 45 menit babak 1 final Copa Del Rey. Dia kebanyakan diam atau berlari tidak jelas juntrungan. Tidak muncul aksinya menggoreng bola sambil meliuk-liuk menggocek lawan. Ada apa dengan Messi?

Barcelona sebenarnya mendikte jalan dan tempo pertandingan menyusul gol Real Madrid pada menit 10 babak pertama.

Malapetaka terjadi ketika bek kanan Barcelona Dani Alves kehilangan bola sehingga membuat Real mengambil keuntungan untuk melancarkan serangan balik nan cepat.

Karim Benzema berduet dengan Angel Di Maria menusuk jantung pertahanan Barca dan pemain asal Argentina ini melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang Barca yang dijaga Jose Manuel Pinto. Gol ini berbau offside, namun wasit tetap menyatakan sah gol ini.

Kendati Barcelona membombardir pertahanan Madrid, namun juara Liga Utama Spanyol ini tak bisa menciptakan gol balasan sehingga kedudukan tetap 1-0 untuk Madrid sampai babak pertama usai.

Penampilan Lionel Messi belakangan ini memang menjadi perhatian karena tidak setajam pada musim-musim sebelumnya. Meski begitu, legenda Barcelona asal Belanda, Johan Cruyff mengkritik mantan tim asuhannya, Barcelona, sebagai tim tanpa rencana yang jelas.

Kritik itu terlontar setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions dan kalah di Liga melawan Granada.

Cruyff justru membela Lionel Messi yang dianggap tidak bermain baik ketika Blaugrana disingkirkan Atletico di perempatfinal Liga Champions.

"Bagaimana bisa Messi tidak bermain menarik (pada pertandingan melawan Atletico) jika 10 hari sebelumnya di El Clasico dia menjadi pemain terbaik di lapangan?" kata Cruyff dilansir dari laman AS, Senin (14/4/2014).

"Dia membuat segalanya terjadi, ia mencetak tiga gol, dia bertanggung jawab dan bermain luar biasa," kata Cruyff. "Dan melawan Atletico, ketika ia terlihat tidak menarik, justru ia pemain paling berbahaya bagi Barcelona."

Menurut Cruyff, Barcelona rapuh karena selama empat atau lima tahun terakhir terjadi kesalahan pola manajemen. Ia mengaku tidak heran jika Barcelona tidak sebaik ketika memenangkan tiga gelar Liga Champions periode 2006 sampai 2011.

"Tidak ada rencana yang jelas, tidak ada aturan yang tetap," katanya . "Dalam lingkungan yang stabil penampilan tim harus ditingkatkan melalui pertandingan besar yang datang bersama-sama, dan di sini hal itu tidak dilakukan." 

"Itu semua merupakan konsekuensi pengaruh dari luar ruang ganti, di situlah masalah bermula," kata Cruyff.


    Google Search

    Agenda

    'Penyelenggaraan wisuda perdana Politeknik Negeri Fakfak pada tanggal 03 ...'

    ' Kegiatan ini terselenggara atas dasar program kerja tahunan dan rapat dewan ...'

    Artikel Terpopuler

      Bagaimanapun untuk mendukung dan mempublikasikan konten
    eperti yang telah kita ketahui bahwa dominasi Smartphone telah

    Berita Terpopuler

    Warta Humas. TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 Tahun
    Peminat beasiswa National Champion Scholarship dari Tanoto

    Video Terpopuler

    Warta Humas. TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 Tahun
    Sebelum masuk pada inti pembahasan "Cara Install XAMPP